Konspirasi Dibalik Virus Corona

rezka

Masih ingatkah dengan Siti Fadilah mantan Menkes periode SBY-JK, yang diringkus KPK terkait kasus korupsi pengadaan alat kesehatan? Lewat sebuah bukunya yang berisi konspirasi Amerika Serikat dan WHO, beliau membongkar bagaimana WHO mengembangkan senjata biologis lebih dari 50 tahun menggunakan virus sharing yang ternyata banyak merugikan negara miskin dan berkembang.

Dalam benak saya lahir sebuah asumsi tak terbantahkan bahwa ada benang merahnya dengan covid-19 ; terlihat cukup jelas setelah penerapan lock down beberapa daerah di Indonesia, dampaknya mulai terasa bahwa ini adalah mega project yang mampu mengendalikan instrumen perekonomian ke jurang resesi atau kemerosotan global bila Indonesia tidak mampu mengendalikannya. Jika para mafia kekuasaan tidak terlibat dalam skenario tersebut maka upaya perlawanan terhadap big project ini hanya bisa dilumpuhkan oleh kekuatan pemerintah membangun kebijakan fiskal dan moneter serta jaring pengamanan sosial bagi UMKM.

Hampir seluruh kepala daerah di Indonesia menyambut baik isu sosial distancing terkait penanganan covid-19, bahkan menggelontorkan dana yang cukup besar sebagai biaya pencegahan demi kondusifitas penyebaran wabah Corona.

Keterlibatan perusahaan media dan netizen budiman yang terus menggembar-gemborkan berbagai berita menakutkan terkait virus korona, sungguh melahirkan keresahan yang cukup masif di kalangan masyarakat, seakan membuka pintu masuk para tikus berdasi yang lihai memanfaatkan keadaan membangun konspirasi kecil menghancurkan bangsa ini. Tidakkah hal ini kita sadari…? Seakan virus bangsa ini baru muncul setelah penyebaran wabah covid-19 saja.

Bukankah Virus Kelaparan yang berlangsung berpuluh-puluh tahun lamanya juga menelan korban jiwa yang cukup banyak…? Kemanakah para penguasa…? Kenapa tidak ada kampanye masif menyelamatkan nyawa mereka yang mati kelaparan…? Ataukah kekayaan negeri ini dikelola bukan untuk rakyatnya…? Coba kita tanyakan pada rumput yang bergoyang…..

Sudahi semua skenario ini
Sudahi semua konspirasi ini
Biarlah rakyat hidup tenang mencari sedikit nafkah dari sebagian kecil kekayaan negerinya.

-Reskariman Ndraha-